Strategi Bersaing Dalam Industri Baru Berkembang (Grow Up Industry)

Industri juga layaknya makhluk hidup yang memiliki siklus hidup yaitu tumbuh, dewasa dan menurun. Dengan adanya karakteristik industri seperti itu maka perusahaan harus memahami strategi yang direkomendasikan.

Perkembangan bisnis yang masih baru berkembangan ditandai dengan pertumbuhan yang cepat. Ketika suatu industri sedang berkembang akan memberikan peluang yang menarik namun ancaman pun bisa sama besarnya. Pada fase ini umumnya perusahaan baru mulai menata aktivitas bisnisnya atau sedang belajar untuk dapat menemukan cara yang paling efektif dalam proses produksi, pemasaran, distribusi dan mengenal konsumen.

Dalam industri yang masih baru perlu diperhatikan juga faktor-faktor peluang maupun resiko yang muncuk antara lain pasar masih baru dan belum tebentuk sehingga faktor ketidakpastian (uncertainty) mengenai seberapa cepat pasar tumbuh (market growth), seberapa besar pasar yang akan terbentuk, bagaimana struktur pasar nanti, juga masih belum adanya standar ukuran yang pasti baik mengenai kualitas suatu produk. Kondisi tersebut menyebabkan minimnya informasi dalam menyusun proyeksi, termasuk juga data/informasi pesaing juga masih sangat sedikit.

Perlu diperhatikan dalam industri yang baru berkembang barrier to entry cenderung masih lemah, sehingga pesaing (new entrans) dapat dengan mudah masuk jika dianggap memberikan peluang yang bagus.

Strategi yang dapat digunakan adalah melakukan fisrt strike atau strart duluan sehingga kita dapat menjadi pemimpin pasar seperti dalam ungkapan siapa cepat dia yang dapat. Selanjutnya kita berupaya untuk memperbaiki atau menyempurnakan produk/jasa. Promosi yang kuat sangat diperlukan untuk menancapkan produk kita ke mind share customer. Oleh karena itu faktor pendanaan dalam tahap start up ini menjadi sangat dibutuhkan. Namun jika dana terbatas maka perusahaan dapat fokus pada pasar sempit (narrow market) sehingga kekuatan yang dimiliki dapat dimanfaatkan secara optimal.

Segmen pasar perlu dipilih secara tepat supaya positioning dapat mudah dikomunikasikan kepada konsumen. Selain itu core competencies sangat menjadi keharusan dalam menciptakan competitive advantage atau keunggulan bersaing.

Ditulis oleh,
Yuda Wicaksana Putra

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s